Kenikmatan yang hakiki😊
Budaya lebaran ditayan
Pada malam takbiran saya sekeluarga berada di tayan. Saya berkumpul dengan datok dan nenek serta kakak sepupu untuk menyambut hari raya idul fitri. Budaya di tayan sangatlah seru yang dimana malam takbiran anak-anak pada datang kerumah-rumah untuk menangok uang. Ada beberapa kali yang datang kerumah datok dengan orang yang berbeda-beda. Mereka yang menangok datang kerumah orang setelah sholat magrib. Setelah selesai mereka menangok ada beberapa kelompok yang menyerahkan uangnya dimasjid dan ada beberapa kelompok yang mengambil uangnya. Begitulah setiap malam menyambut hari raya idul fitri.Setelah sholat isya kami sekeluarga bersiap-siap untuk mengikuti pawai. Ada pun starnya di jembatan tayan dan megelilingi bundaran yang ada dipiasak setelah itu kembali lagi di jembatan tayan. Saat mengikuti pawai saya sekeluarga sangat merasakan bahagia karena masih diberi kesempatan untuk merasakan idul fitri tahun ini. Setelah selesai pawai kami pun memutuskan untuk pulang kerumah dan menghidupkan merecon di sekitar rumah. Langit ditanyan dipenuhi oleh warna warni dari merecon. Yah warga di tayan sangat bersuka riya dalam menyambut malam takbiran. Setelah memainkan merecon kami pun mempersiapkan makanan untuk besok pagi. Setelah menyiapkan makanan untuk besok pagi kami pun tidur. Tidak terasa pagi pun tiba nenek pun menyiapkan makanan untuk dibawa kemasjid. Yah disana setelah selesai sholat idul fitri pasti selalu makan makan bersama dengan warga disana. Kata warga biar ada rasa kebersamaan yang dapat dirasakan. Setelah selesai kami pun pulang kerumah untuk bersalam-salaman untuk meminta maaf kepada kerabat dekat dari keluarga.Saya dan sekeluarga mengucapkan minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin☺
Tidak ada komentar:
Posting Komentar